Conversations with the Earth

Endapan mineral di Finlandia dan Swedia

Perjalanan saya ke lingkaran kutub utara

Atlas of ore minerals: my collection

Basic information of ore mineralogy from different location in Indonesia

Sketch

I always try to draw a sketch during hiking

Apa itu inklusi fluida?

Inklusi fluida adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan adanya fluida yang terperangkap selama kristal tumbuh. Gas dan solid juga bisa terperangkap di dalam mineral.

Situ Cisanti di Pengalengan, Bandung

50 km dari Bandung, Situ Cisanti terkenal karena menjadi sumber mata air sungai Citarum

Showing posts with label sketsa geologi. Show all posts
Showing posts with label sketsa geologi. Show all posts

Sunday, September 10, 2017

Katili dan Goethe tentang Innsbruck

JA Katili, JW Goethe dan Frank Mecher. JA Katili produk asli Indonesia asal Manado, dua yang terakhir berkebangsaan Jerman. Mereka semua punya kenangan indah tentang Innsbruck, salah satu kota di Tirol, Austria. 

JA Katili (John Ario Katili) sempat belajar di Innsbruck, Austria di tahun 1956. Buat yg belum terlalu familiar dengan nama di atas, beliau adalah Bapak geologi Indonesia. Untuk belajar di Universitas Innsbruck, beliau mendapat support dari organisasi "Rotary". Beliau belajar petrografi dari seorang profesor bernama Bruno Sander, seorang ahli petrografi. Menurut Pak Katili, Innsbruck menurut beliau sangat spesial. Beliau pernah menulis tulisan berjudul "Mutiara di Pegunungan Alpina". Sayang, teks asli dari tulisan ini belum saya temukan di dunia maya, hanya ada resensi kritik oleh HB Jassin tentang tulisan Katili tersebut. Dari buku "Biografi JA Katili, Harta Bumi Indonesia", HB Jassin menulis: 

"Masa menulis kotanya saja? Apa sih isinya? Apa sih kebudayaannya? Bagaimana sih kota itu berkembang? Tradisi atau warisan apa sih yang diberikan oleh kota itu ke kebudayaan Eropa?" 

Innsbruck, 2017

Kebetulan, karena saya baru saja pulang dari pulang dari Innsbruck untuk mempresentasikan riset saya, saya coba bantu menjawab pertanyaan yang diajukan HB Jassin ke JA Katili. 

JW Goethe (Johan Wolfgang von Goethe), yang namanya diabadikan jadi nama institut untuk belajar bahasa Jerman, juga menulis hal yang sama tentang Innsbruck. Di buku yang dia tulis, "Italienische Reise" (perjalanan ke Italia), ada salah satu sub bab "Karlsbad bis auf den Brenner" (dari Karlsbad hingga ke Brenner), Goethe menulis:

“Innsbruck liegt herrlich in einem breiten reichen Tale, zwischen hohen Felsen und Gebirgen. Erst wollte ich dableiben, aber es ließ mir keine Ruhe. […] Von Innsbruck herauf wird es immer schöner, da hilft kein Beschreiben.“ (Goethe, Johann Wolfgang: Italienische Reise, 1992, S. 16).

Artinya kurang lebih begini (saya bukan mahasiswa sastra Jerman, semoga ga mengubah makna):
"Innsbruck terletak di dataran yang luas, diantara gunung yang tinggi dan lembah. Awalnya saya ingin tinggal disini, namun saya tidak menemukan kedamaian. Dari Innsbruck menuju ke daerah yang lebih tinggi (gunung?), pemandangannya menjadi semakin indah. Tidak ada kata untuk menggambarkannya."

Innsbruck terletak di lembah di dataran alluvium (aluvial) dari sungai Inns. (Inns: nama sungai, bruck=jembatan). Kota ini menurut saya juga indah. Di utara Innsbruck adalah Pegunungan Karwendel, bagian dari Northern Calaceous Alps (NCA)(Alpen Kapur bagian Utara) yang tersusun oleh reef (terumbu) dan laguna. Saya pernah menulis tentang Northen Calcareous Alps ini di halaman ini. "Innsbruck's geology in a nusthell" alias secara sederhana bisa dibaca di halaman ini.
Innsbruck, 2016

Universitas ini sangat kuat di bidang petografi, geologi struktur, experimental petrology, dan metamorphic petrology, salah satunya karena kontribusi dari Bruno Sander. Nama beliau diabadikan menjadi salah satu gedung di Universitas Innbsruck, dan tahun 2016 lalu, saya pernah mengikuti konferensi, dan salah satu sesinya berjudul "Bruno Sander Legacy."  Tahun 2016 dan 2017 lalu, tiap saya datang ke Innbsruck, selalu untuk menghadiri konferensi bidang mineralogi dan petrografi. Saya jadi paham kenapa Pak JA Katili ketika pulang dari Innsbruck juga membawa banyak referensi tentang petrografi.

Kalau JA Katili bisa jadi bapak Geologi, Goethe namanya diabadikan jadi goethite, saya cuma bisa corat-coret sedikit tentang indahnya kota ini. Konferensi tentang mineralogi ini sudah selesai, bos yang dulu magisternya di Innsbruck saya cuma bilang "Gut gemacht und keine frage", semoga memang orang-orang memang ngerti kerjaan saya. Hahaha.

Frank Melcher, yang dulu berkuliah master di Innsbruck, sempat mengajak saya hiking di kota di selatan Innsbruck. Selama di Innsbruck, Frank yang "freak" dengan Alpen pernah bercerita, selama dia kuliah dulu, Innsbruck jadi kota yang pas buat dia. Dia selalu kabur di weekend untuk panjat tebing atau hiking, dan kembali senin pagi sambil terkantuk-kantuk.

Selama 2,5 tahun tinggal di Austria dan melihat (sedikit) kota-kota Austria, Innsbruck jadi kota favorit saya. 
Air di sungai Inns yang berwarna biru muda, sangat unik. Jangan tanya saya kenapa warnanya begitu, apa karena endapan karbonat di dasar sungai atau ganggang, saya ga ada ide. Kota ini punya keramaian, kota ini punya universitas dengan ilmu geologi yang cukup bagus, dan Innsbruck dikelilingi Karwendel, Alpen.

Saya ga nyontek Katili, Goethe atau Frank yang sama-sama mengidolakan Innsbruck. Walaupun Innsbruck itu indah, sayangnya, biaya hidup disini lebih mahal dibanding kota lain di Austria, mungkin karena kota ini berbatasan langsung dengan Jerman dan dekat München dan Zürich, Swiss. Banyak orang-orang yang tidak punya rumah (obdachloss, DE) dan tidur di halte, parkiran gereja, atau di lorong-lorong jalanan. 


Innsbruck dari Selatan, 2016

Kalau boleh berandai, saya pengen bisa kembali lagi ke Innsbruck, semoga kunjungan ketiga tetap berhubungan dengan geologi, seperti sebelum-sebelumnya. Tapi, seindah apapun kota ini, tetap lebih indah Malang. Jadi pengen makan makan nasi madura di kidul pasar besar, hahaha.

sumber:
1. Biografi JA Katili, Harta Bumi Indonesia
2. Krainer, K.; Meyer, M. 2016. Innsbruck´s geology in a nutshell: from the Hafelekar to the Hötting Breccia. Geo.Alp, Vol.13 2016 215 - 228.
3. https://orawww.uibk.ac.at/apex/uprod/f?p=LLW:4:0::::P4_ID:1340. Tanggal akses 9-9-2017
Share:

Tuesday, April 25, 2017

My Sketchbook - Buku sketsa geologi

Update: 28 August 2022

My wife  knows that: I hate details. I know my hand sketch always looks like unfinished sketch, but no matter how bad my sketch is, I enjoy this process. Time for relaxation, time for oneself, it is priceless. Everyone has their own problems, but one should divine our happiness. For me, sketching makes me happy. Please excuse my unrealistic sketch.

1. Der Dachstein
Dachstein (Hoher Dachstein-DE, Dach=roof, stein=rock), part of North Calcaerous Alps (NCA). It consists of Dachstein Limestone and is strongly karstic. Due to the nature of karst, caves can be easily developed through the reaction of water with limestone, resulting by a rich cave system, including the Mammuthhöhle (the biggest ice cave in the world). At the back of Dachstein, you will find an oldest salt mine in a history, and may be, the one of the most of the picturesque village in the world. Hallstatt.

2. Großglockner Hochalpenstrasse
It was pretty sudden, when I decided to biking in the highest road in Austria. I packed all my stuff a week before, then, everything was so smooth until I can see the highest peak of Austria (3,798 m). The hohe Tauern (the mountain range where Großglockner is located) is the result of the subduction of the African plate towards the Eurasian plate. This mountain range formed as a product of subduction around 100 millions years ago. 

3. Amperstein and Marchreisenspitze
I started this tour when my Boss (the so called Professor) offering me to went hiking in the middle of conference. We drove to Axamer Lizum (Tirol) and started to climb up to reach Nockspitze (or some others call Saile). During our trip, my Boss described everyyyyything about the geology in this area, because he did a mapping in this area almost 30 years a go. He was totally different to me. He loves details. :p 

4. Hafelekarspitze
If I were asked, what is the best city to visit in Austria, then I will answer "Innsbruck." The combination of an old city, modernity and Karwendel Mountain is totally awesome. Innsbruck is located in the Inns valley and looking to the North, a huge dolomite mountain (Wetterstein dolomite) is just astonishing.

5. Gosowong gold mine
I visited this gold mine on 2014, when I have to accompanied two master students from Kyushu University to take a sample. The gosowong is a good example of high-grade low sulfidation epithermal deposit, also notable for a good mine closure. As far as I know, this mine has been closured and the gold project were focussed on another location, some of them are the Kencana and Toguraci.  

6. Batu dinding (the wall of stone)
As I try to remember, I draw this sketch when I driving a boat towards Long Pahangai, Mahakam Ulu region. That was my first time I love sketching. Batu dinding is a huge limestone formation which has a lot of foraminiferra. Batu dinding is located close to Long Bagun area.

7. Batu ayau
It is named after a legend of Dayaknese people. I started to draw when I was boring during my trip from Long Pahangai to Long Bagun. No more extra battery on my camera, I just documented what I have seen.  


The basic things of this cartoon, is the replacement of the hematite (ferrous) ore body with the marbles, and remobilized, enriched by the iron-rich fluid and metamorphic fluid, and minor meteoric fluids. The chloritisation occur near the ore vein, and pegmatite occur older than the mineralization. The mineralisation tends to be epigenetic, means, the ore deposit mineralised later than the host rock.

9. Iron ore mine, Erzberg and Eisenerzer Reichenstein, North Alps
The biggest iron ore deposit in Central Europe can be seen in a city of Eisenerz. It is thirty kilometer to the north of my current city, Leoben. On my birthday, me, my wife and daughter went hiking to Polster mountain, and from Polster, we can clearly see the Erzberg iron mine and Reichenstein mountain. Both are located in the city of Eisenerz.

10. Gare du Palais, Québec City
11. Mont Royal, Montreal, Canada
12. Windsborn Krater, Eifel, Germany
13. Bernkastel-kues, Germany
14. Trier, Germany


16. Karwendel Mountain from Innsbruck. This is the city where i would always want to come back to.


17. After 10 days of field works in Northern Finland and Sweden, I fly back to Vienna from Rovaniemi. This city is on the border with polar circle
18. Rainfall spring (Mataair Hujan) in Bitung City, North Sulawesi. I was here for geothermal exploration campaign around Klabat-Wineru-Dua Saudara Mountains
19. Tanjung Tinggi Beach - Belitung
 20. Ijen Crater, sketch from flight magazine
21. Pasir Pabeasan or Tebing 125, Citatah, Padalarang (02/06/2021)

22. Cuesta, sebutan bukit yg menonjol di satu sisi, dan sisi lain relatif landai. Terbentuk krn proses erosi, menyisakan batuan keras yg menonjol dengan topografi kasar. Sketsa Gng Takasaki yg menghadap Teluk Beppu. (09/2019)
23. Gunung Batu, Lembang (31/05/2021) in a cloudy day

24. Kalau kita berdiri di G. Putri menghadap ke Selatan, terlihat bidang sesar lembang (escarpment) yang berarah Barat-Timur. Di kejauhan nampak G. Bukittunggul, G. Palasari, G. Bukittunggul, yang di sepanjang bidang itu jg banyak dijumpai mataair.
25. Scenery of Pelabuhan Ratu-Ciletuh UNESCO Global Geopark from Habibie Peak, Sukabumi. This point is the highest peak that connecting Sukabumi and Lebak
26. Di pertunjukan wayang kulit, ada kain putih panjang yg dipakai dalang yg dsbt kelir Di Watukelir, kita seperti sedang nonton pertunjukan alam. Di atas kelir merah (batulempung-rijang yang tegak), ada lava bantal membundar (=Watukenong, batu bundar spt kenong) #sketsageologi


27.  Kekar kolom di Gunung Parang, Kebumen, tersusun oleh batuan yg disebut diabas. Kekar kolom kadang berbentuk segi-6, terbentuk dr magma yg dangkal, membeku dgn cepat, membuat butir mineral di batuan tidak sempat tumbuh, shg berbutir halus #sketsageologi 


28. Sketsa Bendungan Kaligending, Kebumen, yang membendung Sungai Luk Ulo.
29. Sketsa dari stone garden Padalarang, memandang ke arah Utara
30. Sketsa Gunung Masigit dan Pasir Bancana, Padalarang
31. Curug Sodong di Ciletuh, disebut juga dengan Curug Kembar. Air sungai Cikanteh pecah menjadi dua, mengalir di batuan yang tersusun oleh breksi Jampang dan batupasir tufaan






Share:

Blog Archive

Kontak ke Penulis

Name

Email *

Message *