Conversations with the Earth

Endapan mineral di Finlandia dan Swedia

Perjalanan saya ke lingkaran kutub utara

Atlas of ore minerals: my collection

Basic information of ore mineralogy from different location in Indonesia

Sketch

I always try to draw a sketch during hiking

Apa itu inklusi fluida?

Inklusi fluida adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan adanya fluida yang terperangkap selama kristal tumbuh. Gas dan solid juga bisa terperangkap di dalam mineral.

Situ Cisanti di Pengalengan, Bandung

50 km dari Bandung, Situ Cisanti terkenal karena menjadi sumber mata air sungai Citarum

Monday, January 25, 2016

Aquarius, Gunung Besi dan Leoben



Tiga orang berjalan di pinggir sungai untuk menangkap ikan. Di tengah perjalanan, mereka menemukan ikan yang sedang terperangkap dalam jebakan ikan. Mereka melepaskannya, dan tiba-tiba ikan itu berubah menjadi Aquarius, Dewa(i) Hujan. Aquarius berjanji akan mengabulkan tiga permintaan untuk ketiga orang itu. Mereka harus memilih, emas untuk 10 tahun, perak untuk 100 tahun dan besi untuk selamanya. Aquarius pun mengarahkan telunjuknya ke sebuah gunung, dan seketika jadilah gunung itu menjadi gunung emas, gunung perak dan gunung besi.

Legenda Aquarius. Foto diambil di Prabichl, salah satu tempat terbaik untuk ski di Austria (foto koleksi pribadi) 
Aquarius dan kereta tambang. Lukisan Aquarius banyak dijumpai di antara kota Vordernberg dan kota Eisenerz (foto koleksi pribadi) 

Orang pertama memilih gunung emas, dan dalam waktu singkat dia menjadi orang kaya dan bergelimang harta dan anggur, akhirnya dia meninggal tidak lama setelah itu. Orang kedua mengalami nasib yang sama, bergelimang harta sehingga akhirnya dia harus kembali bekerja. Berbeda dengan orang ketiga, dimana dia yang memilih gunung besi memang harus berupaya berat di awal masa kerjanya, namun akhirnya dia dan keturunannya mendapatkan hasil yang banyak hingga saat ini. Dan, gunung besi itu bernama Erzberg (erz=bijih, dari bahasa Inggris "ore" , dan berg=gunung). Gunung itu terletak di kota Eisenerz (eisen=besi, erz=bijih), yang terletak 30 km di Utara di kota Leoben, tempat saya tinggal.
Erzberg saat winter (foto koleksi pribadi)

Erzberg merupakan tambang besi open pit terbesar di Eropa Tengah, dan sudah ditambang sejak jaman Romawi. Tambang ini juga merupakan asal mula berdirinya pabrik peleburan besi "voestalpine" (serupa dengan Krakatau Steel namun milik Austria), yang menjadi cikal bakal Montanuniversität Leoben yang dibangun pada tahun 1830. Pabrik pengolahannya berada di Donawitz, yang berjarak hanya 10 menit dari kampus Montan. Karena Erzberg inilah, kota Leoben menjadi cikal bakal kampus pertambangan dengan reputasi yang sangat baik.

Montan, merupakan kampus yang memiliki tradisi yang sangat kuat di bidang geologi, pertambangan dan perminyakan. Glück Auf adalah salam yang diucapkan hampir di semua negara berbahasa Jerman, ketika dua orang penambang bertemu, dengan harapan mereka akan mendapatkan hasil tambang yang banyak di hari itu. Glück Auf juga tertulis di bangunan utama kampus, dimana hingga saat ini, budaya Leder Sprung dan Philistrierung masih dijalankan.
Logo di gedung utama Montanuniversität Leoben ( oehontour.tumblr.com)

Leder Sprung adalah seremoni penambang jaman dahulu, dimana mereka harus melompati sebuah bendera kulit, sebagai tanda solidaritas sesama pekerja tambang ketika mereka direkrut dalam sebuah komunitas tambang. Mereka mengenakan Berg Kittel, sebuah setelan baju berwarna hitam, pakaian pekerja tambang abad 18 dulu. Di Leoben sendiri, mahasiswa masih menggunakannya untuk mengikuti beberapa ujian, terutama jika ujiannya lisan maupun ujian akhir kelulusan. Setelah kelulusan, mahasiswa Leoben melakukan seremoni menyanyikan lagu-lagu pekerja tambang jaman dulu, sambil mahasiswa yang lulus, diangkat oleh dua orang teman dekatnya, kemudian orang ketiga men-"jedug-jedug" kan punggung mahasiswa yang lulus tersebut ke sebuah papan besi di bawah tulisan Glück Auf. Setelah itu, mahasiswa diarak ke tengah kota dengan iring-iringan pemusik dan diarak di atas kuda sampai hauptplatz, kemudian si wisudawan harus berorasi sambil memeluk patung Bergmann, kemudian melompat dari patung itu ke kolam.

Budaya ini juga saya alami ketika saya lulus sarjana dari Bandung, istilahnya adalah penon-him-an.
Ledersprung lazim dilakukan di daerah yang memegang budaya tambang di negara berbahasa Jerman. Gambar di atas adalah ledersprung di Voitsberg saat perayaan Barbarafeier (www.kleinezeitung.at)
Philistrierung di gerbang depan gedung utama Montan (http://diepresse.com/)
Bergparade atau parade tambang, memperingati ulang tahun Montanuniversität Leoben pada Oktober 2015 lalu (http://175jahre.unileoben.ac.at/de/4914/)
Bergmannsbrunnen Leoben, sudah ada sejak tahun 1799 (sumber: http://www.meinbezirk.at/)
Hauptplatz Leoben menyambut perayaan Natal dan tahun baru

Kampus ini diinisasi oleh Kaisar Erzherzog-Johann, seorang Kaisar yang menjabat di Provinsi Styria. Kaisar ini sangat mencintai ilmu pengetahuan, sehingga disaat dia menjabat, dia membuat kampus Montan di Leoben dan TU Graz. Patung dari Kaisar ini bisa dilihat di Hauptplatz kota Graz, dimana patungnya diapit oleh empat patung lain. Empat patung tersebut menggambarkan empat sungai besar yang melintasi provinsi Styria, yaitu sungai Mur, sungai Drau, sungai Enns, dan sungai Sann.
Ptung Erzherzog-Johann dikelilingi 4 patung lain. Patung ini bisa dikunjungi di Hauptplatz (pusat kota) Graz (sumber: wikimedia.org)

Dan, untuk menutup sejarah Leoben ini, saya ucapkan 
Glück Auf

Andy Yahya Al Hakim
Penulis adalah mahasiswa Doktorat bidang Geologi di Montanuniversität Leoben sejak 2015 yang lalu. Penulis mempunyai hobi beraktivitas di alam dengan bersepeda dan aktif menulis di blog edukasi andyyahya.com dan anakbertanya.com
Share:

Wednesday, January 13, 2016

Impact Factor Jurnal Sains Kebumian

Saat jam ngopi di kampus, saya disodori tulisan bagus oleh Professor saya. Tulisan Kurt Stüwe (Universität Graz) yang berjudul "How to write manuscript for a journal" sangat bermanfaat untuk teman-teman yang berkutat di dunia sains kebumian, minimal untuk modal saya. 
sumber: Morcles Nappe (Landschaft im Wandel Vom Matterhorn ins Vulkanland https://www.museum-joanneum.at/ ). Penjelasan geologi Morcles Nappe lihat di halaman ini

Kutipan yang bagus dari Stüwe:
I am a strong believer that review of Bachelor Masters and PhD theses outside the responsibility of the supervisors is the only way to have an objective evaluation system. In fact, for a PhD thesis I maintain that you only deserve one if you actually found out something new and have proven that you can work as an “independent scientist”. 


Tulisan lengkap Stüwe tentang "How to write manuscript for a journal"  bisa diakses di halaman ini.

Sedikit perkenalan tentang Prof Stüwe, dia melakukan perjalanan ke Greenland tahun 2012 yang lalu untuk memperingati 100 tahun teori Alfred Wegener tentang pergerakan lempeng "continental drift" - lempeng bumi bergerak dan menumbuk satu sama lain- , dan ternyata Alfred Wegener juga sempat mengajar di Graz. Teori Alfred pada periode 1910-1950 ditolak berulang-ulang, sampai  akhirnya teori ini diterima untuk menjelaskan bagaimana antar lempeng dapat bergerak satu sama lain. Stüwe juga menggunakan pesawat kecil dan membuat buku "High Above The Alps - A bird view from Geology" , menjelaskan geomorfologi dari Alpen yang "pabeliut"

Dan,,, cukup sudah blogging nya, mari kembali me-riset dan mengumpulkan data untuk jurnal yang berkualitas. 

Pesan moral: 
menulis itu susah, tapi akan lebih susah lagi kalau tidak mencoba

Insya Allah, BISA....



Mt Blanc (4807 m)
Glaurus thrust

Kutipan gambar dari:
http://www.weishaupt.at/neuerscheinungen/391_eine_geo-reise_durch_groenland/





Share:

Thursday, January 7, 2016

Kuis Mengingat Tabel Periodik

Sejak tahun 1800-an, sudah banyak ahli kimia yang mencoba untuk merumuskan tabel periodik kimia, namun tabel ini baru diakui pada tahun 1869, saat dipublikasikan oleh ahli kimia dari Rusia, Dmitri Mendeleev. Mendeleev mempresentasikan tabel itu di Russian Physico-chemical Society, yang kemudian dipublikasikan di Zeitschrift fϋr Chemie. Pada tahun itu, sebanyak 60 unsur dari total 118 unsur disusun berdasarkan kenaikan masa atom dan Mendeleev membiarkan beberapa unsur yang belum diketahui dibiarkan kosong. Tabel periodik awalnya disusun dengan arah horizontal untuk menunjukkan grup, sedangkan golongan dalam arah vertikal. Hal ini berbeda dengan tabel periodik yang kita jumpai sekarang.

Apa yang menarik dari tabel periodik Mendeleev tersebut? Mendelev berhasil memprediksi masa atom beberapa unsur tanah jarang (REE) yang kelak termasuk dalam golongan lantanida. Uranium sebagai unsur paling berat juga sudah masuk ke dalam golongan periodik Mendeleev, yang kini masuk ke dalam golongan aktinida. REE dan uranium pernah saya bahas di tulisan di majalah bersains tentang elemen tanah jarang dan ulasan bulan September lalu tentang uranium.

Sahabat saya, Yudi Lesmana, Grand Master of Memory, dan juga penulis buku "Mengingat Seperti Gajah", "Memorizing Like an Elephant#2 : Memory Fun Everyday" dan "Memorizing Like An Elephant" menuliskan dalam bukunya, salah satu teknik mengingat adalah dengan membuat jembatan keledai (detail tentang Yudi bisa dilihat di ingatangajah.com). Sebagai contoh mengingat tabel periodik kimia ini.

Golongan IA:
Hari Libur Nanti Kita Robohkan Cadas Fangeran
H-Li-Na-K-Rb-Cs
Dongeng: Cadas Pangeran itu sebuah desa di Sumedang, terkenal karena kisah Pangeran Kornel yang memprotes karena banyaknya masyarakat Sumedang yang meninggal karena perintah Daendels untuk membuat jalan raya Pos Daendels yang menghubungkan Anyer-Panarukan. Cadas (sebutan untuk batu yang keras) Pangeran sendiri adalah endapan breksi volkanik, sehingga sangat sulit untuk menembus segmen jalan ini. Pangeran Kornel kemudian melakukan protes kepada Daendels dan saat ini, patungnya menjadi simbol Cadas Pangeran, ditunjukkan oleh sebuah patung, Pangeran Kornel bersalaman dengan Daendels dengan tangan kiri.
sumber: njonjahafiiz.wordpress.com

Golongan IIA:
Beli Mangga Cari Sirsat Bawa Rambutan 
(Be-Mg-Ca-Sr-Ba-Ra)
notes: itu semua buah-buahan ya :D
sumber: bapluhoganilir.wordpress.com

Golongan IIIA:
Bang Ali Gawenane ngIntip Tlinganya-Uut (Permatasari)
(B-Al-Ga-In-Tl-Uut)
notes: teman saya gampang mengingat kalau diasosiakan dengan sesuatu yang jorok, jadi Tl yang seharusnya Tlinga dia plesetkan menjadi sinonim "tidak berpakaian" #lupakankhilafsaya
sumber: chandrastrez.wordpress.com

Golongan IVA:
Cari Sikat Gedhang Sandal di Pasar baru Florida
(C-Si-Ge-Sn-Pb-Fl)
notes: Pasar Baru itu nama pasar terkenal di Bandung, nah Florida di Amerika #nahlo
sumber: www.thetravelapartment.com

Golongan VA:
Nafas Perempuan Asia Sumber Berkelahinya (Ucup)
(N-P-As-Sb-Bi-Uup)
notes: teman saya gampang mengingat kalau diasosiakan dengan sesuatu yang jorok, jadi elemen Bismuth (Bi) yang dianalogikan dengan "berkelahi" diplesetkan jadi yang kurang senonoh #maafkanlagikhilafsaya
sumber: www.businessinsider.com

Golongan VIA:
Orang Surabaya Senengane Telo Pohong (dari) Liverpool 
(O-S-Se-Te-Po-Lv)
notes: ketela goreng dalam bahasa jawa itu Telo Pohong
sumber: resepmasakankue.com

Golongan VIIA:
Festival Celana Baru Itu Anti Kurus
(F-Cl-Br-I-At-Uus)

sumber: en.wikipedia.org/trousers

Golongan VIIIA:
Heboh Negara Arab (karena) Xerangan Rini
(He-Ne-Ar-Xe-Rn)
notes: mohon maaf kepada yang bernama Rini #maafkanlagikhilafsaya
sumber: 21stcenturywire.com


KONTES MENGINGAT TABEL PERIODIK

Ada yang bisa membuat jembatan keledai atau membuat cerita bersambung untuk golongan Lantanida dan Aktanida beserta cerita buat mengingatnya? Silahkan pilih salah satu
Lantanida: La-Ce-Pr-Nd-Pm-Sm-Eu-Gd-Tb-Tb-Dy-Ho-Er-Tm-Yb-Lu 
Aktinida: Ac-Th-Pa-U-Np-Pu-Am-Cm-Bk-Cf-Es-Fm-Md-No-Lr

Jembatan keledai tidak harus dalam 1 cerita panjang, boleh bersambung, asal memudahkan untuk orang lain bisa mengingatnya. Syarat nya ga susah kok:

a. Batas waktu kontes adalah 20 Januari 2016 pukul 24.00.

b. Format menjawab adalah sbb:
- Nama                                                       
- Umur                                                        
- Jembatan Keledai Golongan Lantanida/ Aktinida  
- Trik mengingat                                        

c. Jawaban bisa dikirimkan via (pilih salah satu)
- kultwit di twitter dengan menge-tag saya atau Yudi Lesmana atau redaksi Indonesia Memory Sport Indonesia
- email ke redaksi Indonesia Memory Sport Indonesia (aris.itb@gmail.com)

d. Berikan kutipan hashtag #MemoryLikeElephant

e. Setiap peserta akan mendapat konfirmasi setelah mengirimkan jawabannya.

f. 3 pemenang yang kami pilih (saya dan Yudi) akan mendapatkan sebuah bingkisan buku karya Yudi Lesmana "Mengingat Seperti Gajah" dari Penerbit Kompas Gramedia untuk dikirim ke alamat pemenang :D. Hadiah tidak dipungut bayaran dan pajak (baik banget ya, =)

Selamat membuat jembatan keledai dan mengasah memori :D




Share:

Tuesday, January 5, 2016

Refleksi 2015, Harapan 2016

Apa saja yang sudah dicapai di 2015 yang lalu?

Januari:
- mengawali awal tahun dengan bobo manis di kawah Ijen, Banyuwangi menunggu "api biru-blue flame" yang ternyata belum rejeki saya
- ambil data disertasi tentang tambang emas di Luwu, Sulawesi Selatan
- berangkat ke Leoben untuk S3

Februari:
- mengawali disertasi di Leoben disambut dengan suhu -9 derajat
- menyusun presentasi untuk "matrikulasi & ujian awal" untuk masuk ke S3, yang dicukupkan hanya dengan presentasi project (disertasi nya mau ngapain aja)


Maret-Agustus:
- ambil kursus Deutsch Anfänger
- ambil kursus English for Academic Professional (basic & advanced), daaan, menulis secara baik, benar dan to the point itu "harus dibiasakan"
- untuk S3 harus ambil 15 ECTS, semester 1 ngebut ambil 7 ECTS, semester 2 ambil 5 ECTS
- aktif lagi nyepeda antar kota di Austria (ke Brück, Graz, Eisenerz, Grüner See, Klagenfurt, Salzburg)
- nyepeda di jalan tol 2x (salah karena kesasar, jangan ditiru)
- nyepeda di jalan tol tertinggi di Austria, Grossglockner Alpen (ini baru yang bener)
- nulis artikel tentang gowes di Pikiran Rakyat "Back to Boseh" dan re-publish di ppi austria
- hiking di Bärrenschutzklamm, Ramsau am Dachstein
- adik nikahan, ga sempat datang pas resepsi, tapi alhamdulillah sempat ngantarkan dia sebelum dia berangkat ke Jepang


September
- mulai kursus Deutsch 1
- presentasi di MinPet Conference (Mineralogy Petrology Conference)
- nyumbang 1 artikel di anakbertanya.com , menjawab pertanyaan dari anak-anak "mengapa banyak gunung berapi di Indonesia"
- hiking di Hochblaser-Eisenerz

Oktober
- jemput anak istri supaya bisa tinggal bersama di Leoben
- ikutan ekskursi SEG Leoben ke Maissau
- diundang nulis di majalah edisi pertama "Bersains" , kali ini menulis tentang Rare Earth Element (link download majalah)


November-Desember
- diundang presentasi di depan SEG Student Chapter Leoben "Metallogenic Provinces of Indonesian Archipelago"
- mengajukan bantuan finansial ke: OeAD buat field work ke Indonesia, Bernd Rode Award buat dana penunjang disertasi, familienbehilfe buat bantuan ke istri
- alhamdulillah rumah di Bandung sudah ada yang ngontrak
- trip ke Wina, Graz sama anak istri
- tulisan buat ppi austria tentang Eisenerz, Leoben dan Graz yang ternyata belum di publish padahal sudah dikejar-kejar (ckckck)
- Hallstaaaaatt di penutup 2015


Apa yang di luar ekspektasi:
- makanan halal di luar kalau jajan hanya kebab, durum dan reisbox/ nuddle box, sisanya dicukupkan dengan masak tiap hari
- background ilmu semasa kuliah di Bandung ternyata perlu di "refresh" berulang-ulang, terutama tentang kimia, petrografi, mineralogi dan pemrograman (yang terakhir ini benar-benar menyita waktu akhir tahun)


Hal yang ingin dicapi 2016:
- fokus di riset dan kuliah
- bisa presentasi di EMC (European Mineralogical Conference) di Rimini, Italia
- mempersiapkan data yang matang untuk bisa publish 1 jurnal
- bisa berlibur di luar Austria bareng Vidya dan Aqila
- bersepeda di Silvretta Hoch Alpen Strasse dan/atau ke Dolomiten Mountain
- gramatik Jerman nya bisa lebih mendingan
- punya waktu membaca buku lagi
- bisa tetap seimbang antara akademik-keluarga-hobi


Last but not least, LEAVE NOTHING UNDONE

"Ibarat nyemplung ke kolam, jangan cuma basah sebagian, tapi sekalian aja basah kuyup. Karena sudah MEMUTUSKAN, mari kita SELESAIKAN"

Leoben,
5 Januari 2016
Time to gather with my precious thing, family






Share:

Tentang Penulis

My photo

Apa artinya hidup kalau tidak memberi manfaat untuk orang lain. Mari kita mulai dengan membagi ilmu yang kita ketahui dengan orang lain. Suatu saat, kita akan meninggalkan dunia ini, namun tidak dengan ilmu dan karya kita. Mari mulai berkarya, mari memberi semangat ke sekitar, mari menulis karena menulis adalah bekerja untuk keabadian.

Kontak ke Penulis

Name

Email *

Message *