Conversations with the Earth

Tuesday, January 5, 2016

Refleksi 2015, Harapan 2016

Apa saja yang sudah dicapai di 2015 yang lalu?

Januari:
- mengawali awal tahun dengan bobo manis di kawah Ijen, Banyuwangi menunggu "api biru-blue flame" yang ternyata belum rejeki saya
- ambil data disertasi tentang tambang emas di Luwu, Sulawesi Selatan
- berangkat ke Leoben untuk S3

Februari:
- mengawali disertasi di Leoben disambut dengan suhu -9 derajat
- menyusun presentasi untuk "matrikulasi & ujian awal" untuk masuk ke S3, yang dicukupkan hanya dengan presentasi project (disertasi nya mau ngapain aja)


Maret-Agustus:
- ambil kursus Deutsch Anfänger
- ambil kursus English for Academic Professional (basic & advanced), daaan, menulis secara baik, benar dan to the point itu "harus dibiasakan"
- untuk S3 harus ambil 15 ECTS, semester 1 ngebut ambil 7 ECTS, semester 2 ambil 5 ECTS
- aktif lagi nyepeda antar kota di Austria (ke Brück, Graz, Eisenerz, Grüner See, Klagenfurt, Salzburg)
- nyepeda di jalan tol 2x (salah karena kesasar, jangan ditiru)
- nyepeda di jalan tol tertinggi di Austria, Grossglockner Alpen (ini baru yang bener)
- nulis artikel tentang gowes di Pikiran Rakyat "Back to Boseh" dan re-publish di ppi austria
- hiking di Bärrenschutzklamm, Ramsau am Dachstein
- adik nikahan, ga sempat datang pas resepsi, tapi alhamdulillah sempat ngantarkan dia sebelum dia berangkat ke Jepang


September
- mulai kursus Deutsch 1
- presentasi di MinPet Conference (Mineralogy Petrology Conference)
- nyumbang 1 artikel di anakbertanya.com , menjawab pertanyaan dari anak-anak "mengapa banyak gunung berapi di Indonesia"
- hiking di Hochblaser-Eisenerz

Oktober
- jemput anak istri supaya bisa tinggal bersama di Leoben
- ikutan ekskursi SEG Leoben ke Maissau
- diundang nulis di majalah edisi pertama "Bersains" , kali ini menulis tentang Rare Earth Element (link download majalah)


November-Desember
- diundang presentasi di depan SEG Student Chapter Leoben "Metallogenic Provinces of Indonesian Archipelago"
- mengajukan bantuan finansial ke: OeAD buat field work ke Indonesia, Bernd Rode Award buat dana penunjang disertasi, familienbehilfe buat bantuan ke istri
- alhamdulillah rumah di Bandung sudah ada yang ngontrak
- trip ke Wina, Graz sama anak istri
- tulisan buat ppi austria tentang Eisenerz, Leoben dan Graz yang ternyata belum di publish padahal sudah dikejar-kejar (ckckck)
- Hallstaaaaatt di penutup 2015


Apa yang di luar ekspektasi:
- makanan halal di luar kalau jajan hanya kebab, durum dan reisbox/ nuddle box, sisanya dicukupkan dengan masak tiap hari
- background ilmu semasa kuliah di Bandung ternyata perlu di "refresh" berulang-ulang, terutama tentang kimia, petrografi, mineralogi dan pemrograman (yang terakhir ini benar-benar menyita waktu akhir tahun)


Hal yang ingin dicapi 2016:
- fokus di riset dan kuliah
- bisa presentasi di EMC (European Mineralogical Conference) di Rimini, Italia
- mempersiapkan data yang matang untuk bisa publish 1 jurnal
- bisa berlibur di luar Austria bareng Vidya dan Aqila
- bersepeda di Silvretta Hoch Alpen Strasse dan/atau ke Dolomiten Mountain
- gramatik Jerman nya bisa lebih mendingan
- punya waktu membaca buku lagi
- bisa tetap seimbang antara akademik-keluarga-hobi


Last but not least, LEAVE NOTHING UNDONE

"Ibarat nyemplung ke kolam, jangan cuma basah sebagian, tapi sekalian aja basah kuyup. Karena sudah MEMUTUSKAN, mari kita SELESAIKAN"

Leoben,
5 Januari 2016
Time to gather with my precious thing, family






Share:

4 comments:

  1. Kreeennn ayah nya Aqila ini..... Slam Sukses....

    ReplyDelete
    Replies
    1. aaaaaaammmmmiiiiiin..... (ngamini yang puanjaaang) :D. Sukses juga buat sampeyan Mas

      Delete

Komentar akan dimoderasi oleh penulis sebelum tayang. Terima kasih

Kontak ke Penulis

Name

Email *

Message *