Conversations with the Earth

Thursday, January 7, 2016

Kuis Mengingat Tabel Periodik

Sejak tahun 1800-an, sudah banyak ahli kimia yang mencoba untuk merumuskan tabel periodik kimia, namun tabel ini baru diakui pada tahun 1869, saat dipublikasikan oleh ahli kimia dari Rusia, Dmitri Mendeleev. Mendeleev mempresentasikan tabel itu di Russian Physico-chemical Society, yang kemudian dipublikasikan di Zeitschrift fϋr Chemie. Pada tahun itu, sebanyak 60 unsur dari total 118 unsur disusun berdasarkan kenaikan masa atom dan Mendeleev membiarkan beberapa unsur yang belum diketahui dibiarkan kosong. Tabel periodik awalnya disusun dengan arah horizontal untuk menunjukkan grup, sedangkan golongan dalam arah vertikal. Hal ini berbeda dengan tabel periodik yang kita jumpai sekarang.

Apa yang menarik dari tabel periodik Mendeleev tersebut? Mendelev berhasil memprediksi masa atom beberapa unsur tanah jarang (REE) yang kelak termasuk dalam golongan lantanida. Uranium sebagai unsur paling berat juga sudah masuk ke dalam golongan periodik Mendeleev, yang kini masuk ke dalam golongan aktinida. REE dan uranium pernah saya bahas di tulisan di majalah bersains tentang elemen tanah jarang dan ulasan bulan September lalu tentang uranium.

Sahabat saya, Yudi Lesmana, Grand Master of Memory, dan juga penulis buku "Mengingat Seperti Gajah", "Memorizing Like an Elephant#2 : Memory Fun Everyday" dan "Memorizing Like An Elephant" menuliskan dalam bukunya, salah satu teknik mengingat adalah dengan membuat jembatan keledai (detail tentang Yudi bisa dilihat di ingatangajah.com). Sebagai contoh mengingat tabel periodik kimia ini.

Golongan IA:
Hari Libur Nanti Kita Robohkan Cadas Fangeran
H-Li-Na-K-Rb-Cs
Dongeng: Cadas Pangeran itu sebuah desa di Sumedang, terkenal karena kisah Pangeran Kornel yang memprotes karena banyaknya masyarakat Sumedang yang meninggal karena perintah Daendels untuk membuat jalan raya Pos Daendels yang menghubungkan Anyer-Panarukan. Cadas (sebutan untuk batu yang keras) Pangeran sendiri adalah endapan breksi volkanik, sehingga sangat sulit untuk menembus segmen jalan ini. Pangeran Kornel kemudian melakukan protes kepada Daendels dan saat ini, patungnya menjadi simbol Cadas Pangeran, ditunjukkan oleh sebuah patung, Pangeran Kornel bersalaman dengan Daendels dengan tangan kiri.
sumber: njonjahafiiz.wordpress.com

Golongan IIA:
Beli Mangga Cari Sirsat Bawa Rambutan 
(Be-Mg-Ca-Sr-Ba-Ra)
notes: itu semua buah-buahan ya :D
sumber: bapluhoganilir.wordpress.com

Golongan IIIA:
Bang Ali Gawenane ngIntip Tlinganya-Uut (Permatasari)
(B-Al-Ga-In-Tl-Uut)
notes: teman saya gampang mengingat kalau diasosiakan dengan sesuatu yang jorok, jadi Tl yang seharusnya Tlinga dia plesetkan menjadi sinonim "tidak berpakaian" #lupakankhilafsaya
sumber: chandrastrez.wordpress.com

Golongan IVA:
Cari Sikat Gedhang Sandal di Pasar baru Florida
(C-Si-Ge-Sn-Pb-Fl)
notes: Pasar Baru itu nama pasar terkenal di Bandung, nah Florida di Amerika #nahlo
sumber: www.thetravelapartment.com

Golongan VA:
Nafas Perempuan Asia Sumber Berkelahinya (Ucup)
(N-P-As-Sb-Bi-Uup)
notes: teman saya gampang mengingat kalau diasosiakan dengan sesuatu yang jorok, jadi elemen Bismuth (Bi) yang dianalogikan dengan "berkelahi" diplesetkan jadi yang kurang senonoh #maafkanlagikhilafsaya
sumber: www.businessinsider.com

Golongan VIA:
Orang Surabaya Senengane Telo Pohong (dari) Liverpool 
(O-S-Se-Te-Po-Lv)
notes: ketela goreng dalam bahasa jawa itu Telo Pohong
sumber: resepmasakankue.com

Golongan VIIA:
Festival Celana Baru Itu Anti Kurus
(F-Cl-Br-I-At-Uus)

sumber: en.wikipedia.org/trousers

Golongan VIIIA:
Heboh Negara Arab (karena) Xerangan Rini
(He-Ne-Ar-Xe-Rn)
notes: mohon maaf kepada yang bernama Rini #maafkanlagikhilafsaya
sumber: 21stcenturywire.com


KONTES MENGINGAT TABEL PERIODIK

Ada yang bisa membuat jembatan keledai atau membuat cerita bersambung untuk golongan Lantanida dan Aktanida beserta cerita buat mengingatnya? Silahkan pilih salah satu
Lantanida: La-Ce-Pr-Nd-Pm-Sm-Eu-Gd-Tb-Tb-Dy-Ho-Er-Tm-Yb-Lu 
Aktinida: Ac-Th-Pa-U-Np-Pu-Am-Cm-Bk-Cf-Es-Fm-Md-No-Lr

Jembatan keledai tidak harus dalam 1 cerita panjang, boleh bersambung, asal memudahkan untuk orang lain bisa mengingatnya. Syarat nya ga susah kok:

a. Batas waktu kontes adalah 20 Januari 2016 pukul 24.00.

b. Format menjawab adalah sbb:
- Nama                                                       
- Umur                                                        
- Jembatan Keledai Golongan Lantanida/ Aktinida  
- Trik mengingat                                        

c. Jawaban bisa dikirimkan via (pilih salah satu)
- kultwit di twitter dengan menge-tag saya atau Yudi Lesmana atau redaksi Indonesia Memory Sport Indonesia
- email ke redaksi Indonesia Memory Sport Indonesia (aris.itb@gmail.com)

d. Berikan kutipan hashtag #MemoryLikeElephant

e. Setiap peserta akan mendapat konfirmasi setelah mengirimkan jawabannya.

f. 3 pemenang yang kami pilih (saya dan Yudi) akan mendapatkan sebuah bingkisan buku karya Yudi Lesmana "Mengingat Seperti Gajah" dari Penerbit Kompas Gramedia untuk dikirim ke alamat pemenang :D. Hadiah tidak dipungut bayaran dan pajak (baik banget ya, =)

Selamat membuat jembatan keledai dan mengasah memori :D




Share:

0 comments:

Post a Comment

Komentar akan dimoderasi oleh penulis sebelum tayang. Terima kasih

Kontak ke Penulis

Name

Email *

Message *