Conversations with the Earth

Endapan mineral di Finlandia dan Swedia

Perjalanan saya ke lingkaran kutub utara

Atlas of ore minerals: my collection

Basic information of ore mineralogy from different location in Indonesia

Sketch

I always try to draw a sketch during hiking

Apa itu inklusi fluida?

Inklusi fluida adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan adanya fluida yang terperangkap selama kristal tumbuh. Gas dan solid juga bisa terperangkap di dalam mineral.

Situ Cisanti di Pengalengan, Bandung

50 km dari Bandung, Situ Cisanti terkenal karena menjadi sumber mata air sungai Citarum

Friday, January 30, 2015

Lukisan Manusia Purba di Maros

Sering sekali kita jumpai batugamping di dekat kita, yang rata-rata lokasinya akan berdekatan dengan laut, seperti di Gunung Kidul (Yogyakarta), Palimanan (Cirebon), Padalarang (Bandung), Trenggalek dan Tulungagung (Jawa Timur) ataupun yang sangat eksotis di kepulauan Rajaampat (Papua Barat). Nah, tahukah teman-teman, di Sulawesi Selatan kita mempunyai sebuah Taman Nasional yang menyajikan hamparan karst terluas di Indonesia? Itulah Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, yang terletak di Kab Maros dan Kab Pangkep, karst terluas di dunia kedua setelah karst yang terletak di Guilin, China.

Masih asing dengan kedua nama daerah tersebut? Saya berikan gambaran. Maros, merupakan lokasi dari Bandara Hasanuddin, jadi bandara bukan berada di Makassar, namun di Kab Maros. Di Kab Maros, terdapat juga pabrik semen Bosowa dan semen Tonasa, yang nantinya dikapalkan melalui pelabuhan di Pangkep. Nah, karena Kab Pangkep mempunyai pelabuhan, otomatis di daerah itu, masakan lautnya sangat nikmat, sehingga, sering kita jumpai ikan bakar Pangkep. Nah, sesuai judul, kita akan ulas perbukitan karst yang ada di Maros-Pangkep, yaitu Karst Bantimurung Bulusaraung.


Dari contekan jaman kuliah dulu ketika saya mengambil kuliah Geomorfologi dan Geologi Foto yang diajarkan Dosen saya, Pak Budi Brahmantyo, "karst dari bahasa Slavia krs: daerah gersang berbatu-batu di pegunungan Kaukasus, sebelah timur dari Laut Adriatik. Oleh Cvijic dipelajari dan makalahnya ditulis dalam bahasa Jerman, dengan istilah karst". 


Bentukan karst umumnya sangat indah, karena air akan melarutkan batugamping, sehingga muncuk bentukan-bentukan unik, seperti gua, sungai bawah laut, karena menyuguhkan bentukan seperti gunung-gunung yang berundulasi, kadang dijumpai gua, yang dapat terisi air maupun yang kering. Sering kali muncul speleotem yang indah (hiasan dalam gua).


Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung juga menjadi tempat wisata taman kupu-kupu. Yang saya sayangkan ketika berkunjung di kawasan wisata bantimurung, adalah mahalnya tiket untuk wisatawan asing, tidak dibarengi dengan perbaikan kualitas dari pelayanan tempat wisata. Bayangkan saja, untuk wisatawan lokal, kita dikenai tiket Rp 25.000,- sedangkan untuk wisatawan asing, 10x lipat, Rp 255.000,-. Jika di dalam kualitas tempat wisatanya bagus, tidak ada masalah. Namun di dalam, banyak sekali jebmen (jebakan betmen), seperti untuk duduk di tikar, ternyata kita harus membayar, masuk ke dalam goa, harus memakai senter yang disewakan. Ckckck, sangat tidak sebanding untuk harga semahal itu. Dan hal lain yang sangat disayangkan, menjual kupu-kupu sebagai oleh-oleh itu tidak benar, karena di sekitar lokasi wisata, banyak anak-anak maupun remaja yang memburu kupu-kupu dengan penangkap kupu-kupu. Sangat disayangkan memang..





Di dalam Taman Nasional Bantimurung, kita dapat menjumpai air terjun bantimurung, yang sangat deras, yang mengalir melewati basement batugamping dengan beda tinggi 15 meter, dengan lebar mencapai 20 meter. Di sisi samping dari air terjun, air juga dialirkan melalui pipa, mungkin untuk pembangkit listrik saya rasa. Di dalam lokasi air terjun, pengunjung bisa berenang di sisi sungai yang lebih tenang, dan anak-anak bisa bermain di lokasi yang lebih aman. Tidak jauh dari air terjun, jika kita masuk ke lebih dalam, maka kita dapat menjumpai goa dengan mulut yang tidak terlalu besar, namun ketika kita masuk ke dalamnya, kita akan mendapati ruangan yang sangat besar, dengan adanya danau yang terbentuk akibat adanya rembesan dari stalaktit di dalam mulut goa. Namun, karena kamera saya habis, saya belum sempat mengabadikannya dalam gambar. Lain kali harus lebih "prepare" nih.


Di kawasan taman nasional Bantimurung, kita juga dapat menjumpai prasasti Leang-Leang. Saya sendiri belum mencari tahu arti dari leang-leang, namun saya menduga leang ada hubungannya dengan liang, kalau kita analogikan dengan karst Maros, maka yang dimaksud adalah goa yang ada di batugamping. Kalau benar, ya syukur, kalau salah, nanti saya ralat ya. Hehehe. Disana, kita bisa menjumpai bentukan batugamping yang sangat indah, yang membentang di sepanjang persawahan, yang terbentuk akibat pelarutan dari batugamping oleh air. Memang, goa dan lubang yang terbentuk di kawasan karst sangat dikontrol oleh interaksi antara air (H2O) dan kalsit (CaCO3). Kalau dihubungkan dengan wisata Leang-Leang, maka disinilah manusia purba dulu sempat tinggal dan menetap. Hal ini ditunjukkan oleh adanya lukisan-lukisan yang indah yang ada di dinding bagian atas dari goa. Cukup tinggi lo, lebih dari 5 meter. Sepanjang perjalanan, kita akan menjumpai Leang Burung, dan yang paling menakjubkan, Leang Pettakere.






Di Leang Burung, kita dapat melihat hanya beberapa lukisan tangan di bagian atas dari goa. Namun di Leang Pettakere, kita tidak hanya menjumpai satu lukisan tangan dari manusia purba, ada juga lukisan babi di dinding tersebut. Lukisan ini bisa juga kita jumpai di Karst Berau-Mangkalihat, yang berada di Kutai Timur. Untuk menggapainya, sepertinya mustahil, karena kita akan diingatkan oleh petugas keamanan dari situs wisata, untuk tidak naik ke batugamping yang lebih tinggi. Cukup bagus memang, daripada akhirnya lukisan tangan dan babi dari manusi prasejarah itu bisa rusak karena vandalisme.

Dan, kini waktunya berpisah... Saya pamit sekolah dulu di tempat kelahiran Adolf Hitler, Austria. Semoga saya masih bisa berkarya,,,



http://geowww.geo.tcu.edu/faculty/donovan/10113%20karst%20revision/photoalbum/pages/speleothem%20forms_jpg.htm


Klik Gambar di bawah untuk melihat artikel lain







Share:

Tuesday, January 27, 2015

Artikel Inspirasi

Review saya berikan dalam tulisan berwarna merah
===============================================================
Cerpen tentang keluarga kecil kami, saya dan Vidya Sari dari Januari hingga Desember 2017. Tulisan ini jadi refleksi saya melihat betapa beratnya perjuangan seorang ibu ketika dikaruniai anak, namun kemudian harus mengikhlaskannya untuk kembali ke pangkuan Allah, cerita disertasi dan revisi yang tak pernah berujung (akhirnya berujung kok), dan ditutup dengan commencement speech dari profesor saya untuk saya ketika wisuda.

===============================================================
Pengalaman di periksa oleh security bandara Zürich ketika akan terbang menuju Kanada.

Hidup ini keras bung
===============================================================
Cerita perjalanan bersepeda dan hiking saya di Alpen, membuat saya semakin cinta Indonesia
===============================================================
Naik turun perjalanan hidup kami di Austria selama 2015-2016

===============================================================
Cerita tentang kejujuran dari salah satu masjid di Riau. Kotak amalnya terbuka dan berlubang tiga
===============================================================
Harapan dan cita-cita selama 2015-2016. Beberapa tercapai, beberapa tidak.

http://www.andyyahya.com/2016/01/refleksi-2015-harapan-2016.html
===============================================================
Cerita dari perbatasan Indonesia yang serba kekurangan namun tidak mengeluh, yang mungkin lebih cinta Indonesia dibandingkan kita yang telah hidup berkecukupan. 


===============================================================
Kutipan kuliah Bung Karno tentang kondisi ekonomi dan geologi di Indonesia di awal era kemerdekaan 
===============================================================
Cerita tentang nasib penambang rakyat di sekitar tambang emas di Pongkor, Jawa Barat

===============================================================
Iseng-iseng saya ketika pusing me-riset
===============================================================
Pengalaman yang saya dapat dari adik-adik yang besar di lingkungan keluarga separatis di Aceh dan bekas daerah Tsunami
===============================================================
Orang jujur yang harus ditiru, Jenderal Hoegeng
===============================================================
Akibat pelarangan ekspor pasir besi dari selatan Jawa 
===============================================================
Definisi cita-cita bagi saya
  
===============================================================
Orang yang lugu, sederhana, penjual kopi dan mie di kampus selama menjabat sebagai ketua himpunan dulu hingga saya lulus
===============================================================
Seorang juara internasional dalam kompetisi mengingat, Yudi Lesmana
===============================================================
Tulisan saya untuk adik-adik saya di himpunan untuk memotivasi mereka sebagai penerus generasi pertambangan Indonesia
===============================================================
Saya sempat dipilih menjadi salah satu motivator untuk mahasiswa baru di Kampus. Tulisan ini terpilih untuk diterbitkan di web kampus 
===============================================================
Saya tulis ketika saya ingat bahwa semuanya akan meninggal dan bagaimana mempersiapkan hidup sebelum meninggal 
===============================================================
Beberapa kalimat motivasi yang saya dapat dan relevan dari dulu hingga sekarang
===============================================================
Tulisan saya ketika saya ingat, saya ini hanya orang kecil yang harus selalu berkaca, bahwa banyak sekali kekurangan yang harus saya terus perbaiki lagi
===============================================================
Motivasi untuk rajin menulis
Mari Menulis, Mari Berkarya


==============================================================
Cerita dari Jepang tentang sepasang kadal yang hidup bersama-sama
Kisah Seekor Kadal Yang Terjepit Selama 10 Tahun
Share:

Sunday, January 25, 2015

Geologi Populer

Gelembung itu Bernama Inklusi Fluida

=====================================================================

Anomali Europium pada Rare Earth Element=====================================================================

Cerita dari Sekolah Tambang Tertua di Dunia

=====================================================================

Impact Factor Jurnal Sains Kebumian

=====================================================================

=====================================================================
http://www.andyyahya.com/2015/11/siapa-bilang-menambang-itu-mudah.html
=====================================================================
========================================================================
=====================================================================
=====================================================================
====================================================================
=====================================================================
===============================================================================================================================================================================================================
=====================================================================
=====================================================================

=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
==========================================================================================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================
==========================================================================================================================================
=====================================================================
===============================================================================================================================================================================================================
=====================================================================
===============================================================================================================================================================================================================
========================================================================
=============================================================================================================================================
==========================================================================================================================================
=====================================================================
=====================================================================
=====================================================================

Share:

Tentang Penulis

My photo

Apa artinya hidup kalau tidak memberi manfaat untuk orang lain. Mari kita mulai dengan membagi ilmu yang kita ketahui dengan orang lain. Suatu saat, kita akan meninggalkan dunia ini, namun tidak dengan ilmu dan karya kita. Mari mulai berkarya, mari memberi semangat ke sekitar, mari menulis karena menulis adalah bekerja untuk keabadian.

Blog Archive

Kontak ke Penulis

Name

Email *

Message *