UPDATE AGUSTUS 2015
Suatu waktu, kita sebagai seorang yang banyak berkecimpung di dunia geologi, geodesi, maupun di dunia tambang, dituntut untuk bisa membuat peta, penampang dari suatu lokasi atau area yang belum pernah kita ketahui sebelumnya. Jika data yang kita miliki sudah lengkap, maka akan tidak masalah untuk membuat peta tersebut. Namun, jika kita belum mempunyai data sama sekali mengenai lokasi tersebut, bagaimana kita dapat menghasilkan peta yang baik? Terutama jika pada daerah tersebut belum pernah di-peta-kan sebelumnya, misalnya dengan LIDAR, sehingga belum ada data kontur di daerah tersebut?
Suatu waktu, kita sebagai seorang yang banyak berkecimpung di dunia geologi, geodesi, maupun di dunia tambang, dituntut untuk bisa membuat peta, penampang dari suatu lokasi atau area yang belum pernah kita ketahui sebelumnya. Jika data yang kita miliki sudah lengkap, maka akan tidak masalah untuk membuat peta tersebut. Namun, jika kita belum mempunyai data sama sekali mengenai lokasi tersebut, bagaimana kita dapat menghasilkan peta yang baik? Terutama jika pada daerah tersebut belum pernah di-peta-kan sebelumnya, misalnya dengan LIDAR, sehingga belum ada data kontur di daerah tersebut?
Hal ini saya alami, ketika saya diminta untuk mengeluarkan kontur dari data SRTM, yaitu Shuttle Radar Topography Mission. Memang sudah banyak teman-teman blogger maupun website yang menyediakan bagaimana cara men-download file SRTM dan membuat kontur tersebut. Namun hal itu tidak menyurutkan jari jemari saya untuk tetap mengetik, maklum, sedang gatal-gatalnya untuk menulis. Hehehe...
Hal yang pertama kali dilakukan, adalah mengetahui koordinat lokasi yang akan kita cari. Sebagai contoh, saya diminta untuk mencari peta kontur daerah Banda Aceh, Sumatera.
1. Masuk ke dalam alamat web: " http://srtm.csi.cgiar.org/SELECTION/inputCoord.asp " , kemudian pilih lokasi yang akan di cari
2. Pilih menu download-nya,, saya menggunakan "download http" supaya memudahkan proses mengunduh
3. File akan ter-download dalam format tif, dengan tampilan seperti hitam putih.
4. Buka software Global Mapper, kemudian buka file SRTM dengan ekstensi .tif tersebut
5. Klik "file > generate contours > dan masukkan spasi antara kontur yang ingin dimasukkan. Semakin rapat konturnya, maka akan semakin lama proses rendering-nya. Saya gunakan spasi 50 meter untuk keperluan peta kontur saya
6. File SRTM akan secara otomatis membuat kontur, kemudian save dengan "export vector data > export dxf"
7. Buka dengan menggunakan software AutoCAD, dan rapikan kontur yang ada.
Walaupun sedikit, semoga bermanfaat... Sedikit akan lebih bermakna jika dibagi, daripada banyak namun tidak berarti jika disimpan sendiri.
Klik gambar di bawah untuk melihat tutorial software yang lain.